Saturday, 18 June 2011

Cara Menghitung Muatan Minyak di Kapal Tanker

Sebagaimana kita ketahui, minyak merupakan zat cair yang harus diukur dengan memperhitungkan temperature dan density. Di kapal tanker pengukuran minyak dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu caranya akan saya jelaskan disini. Perhitungan minyak yang saya jelaskan disini adalah untuk menghitung oil product.

Sifat zat cair adalah akan memuai (volume bertambah) jika temperatur naik, sementara density (massa jenis) akan selalu tetap.
Pengukuran temperatur dapat dilakukan dengan menggunakan termometer. Di kapal tanker ada alat yang disebut dengan UTI (ullage temperature and interface). Alat ini digunakan untuk mengukur ullage (jarak tegak permukaan minyak dengan batas standar pengukuran di atas tanki) dan temperature ( biasanya dalam satuan °C). Sementara untuk density dapat diukur dengan menggunakan alat hydrometer. Pada perhitungan minyak dibutuhkan density standar pada suhu 15°C yang diukur di laboratorium. Untuk perhitungan secara manual digunakan tank table dan ASTM (American Society for Testing and Materials) tables.
Contoh perhitungan:

Cara 1
.          Jika diketahui Density at 15 °C dan Observed Temperature (°C) , VCF (Volume Correction Factor ) dapat dicari dengan argument Density dan Temp dengan menggunakan ASTM table 54B.

Misal :
Density 0.7900 dan Temp 33°C
Maka diperoleh :

VCF (Volume Correction Factor) = 0.9828 dari table 54B
WCF (Weight Correction Factor) = Density – 0.0011
                                                                    0.7900 – 0.0011
                                                                    0.7889 (lihat table 56)

Jika diketahui liters observe adalah 2525 m3 (hasil dari perhitungan tank table dengan argument ullage) maka hasil perhitungannya:

Nett K/L               = M3 (gross) x VCF
                                   2525 x 0.9828
                                   2451.57 K/L

MT                         = Nett K/L x WCF
                                   2481.57 x 0.7889
                                   1957.711 MT

LT                            = MT x 0.984206
                                   1957.711 x 0.984206
                                   1926.790 LT

Gross Bbls               = M3 (gross) x 6.28981
                                   2525 x 6.28981
                                   15881.77 Bbls (gross)

Nett Bbls                  = Nett K/L x 6.293
                                    2481.57 x 6.293
                                    15616.520 Bbls (Nett)

MT                         = LT x 1.01605
                                   1926.790 x 1.01605
                                   1957.711 MT

Cara 2
       Jika diketahui API Gravity dan temperature °F, maka VCF dapat dicari dengan menggunakan table 6B
Gross  Bbls             =     M3 x 6.2898
Nett Bbls                =     Gross Bbls x VCF
MT                         =     Nett Bbls x WCF (Table 11)
LT                          =     MT x 0.98421

Penulis berharap dengan penjelasan di atas Anda sudah dapat melakukan perhitungan muatan minyak dengan menggunakan ASTM table di atas kapal. Saya mengharapkan koreksi dengan menuliskan komentar jika ada suatu kesalahan dalam perhitungan tersebut.
Terima kasih.

4 comments:

  1. Salam kenal,

    tulisan ini sangat membantu saya dalam melaksanakan tugas saya sehari-hari, terus terang saya baru saja menempati pos baru saya sebagai pemeriksa conbustivel pada institusi pemerintah negara tetangga anda. saya berharap dapat belajar banyak dari sini.

    Terima kasih

    Janu, TL

    ReplyDelete
  2. terima kasih atas ilmunya,,saya mulai dulu pingin belajar cara perhitungan minyak di kpl tangker,,lw blh saya tau saya harus belajar dimana,,kerjaan saya skrg surveyor barge dan vessel muata batu bara,,tolong dikonfirmasi ke alamt email saya kusman.syahril@gmail.com..

    ReplyDelete
  3. Trima kasih atas ilmu yg telah dibagi kepada publik.dan sangat membantu skali dalam melaksanakan tugas diatas kapal.mohon arahannya untuk mendapatkan table ASTM

    ReplyDelete